Pages

Monday, 3 May 2010

Hukum wanita papar wajah ..( buat sahabatku tersayang )

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


In the name of ALLAH The Almighty, Most Gracious, Most Merciful.

Allahumma solli ‘ala saidina Muhammad wa’ala alihi wa sohbihi ajma’ien.


(1) “ Perempuan yg memotong badannya sendiri dgn gunting api neraka, kerana ia memperkenalkan dirinya kpd org lain.”
Yang dimaskudkan oleh hadith tersebut ialah wanita yang mendedahkan aurat untuk tontonan umum atau wanita yang bersolek dan berhias untuk ditunjukkan kepada lelaki yang bukan mahramnya.
Oleh itu janganlah seorang wanita meletakkan gambarnya yang mendedahkan aurat ATAU berhias cantik didalam internet samada dalam frienster atau lainnya sekalipun dengan niat mencari sahabat atau merapatkan ukhuwwah.
Menyertai frienster tidak semestinya perlu menonjokan kecantikan wajah atau tubuh badan.
Menulis dengan tulisan2 yang baik juga boleh merapatkan ukhuwwah dan mengembangkan tali persahabatan diantara sesama manusia.

(2) wajah wanita adalah sebesar2 fitnah yang mengundang berbagai maksiat dan dosa.
lagipun wanita adalah fitnah trbesar bagi lelaki.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita … .”(QS. Ali Imran : 14)

(3) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memberikan peringatan dari fitnahnya sebagaimana yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari shahabat Abu Said Al Khudri radliyallahu ‘anhu, beliau bersabda : “Hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita karena sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israil adalah wanita.”

(4)Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengisyaratkan dengan sabdanya : “Sesungguhnya wanita menghadap dalam bentuk syaithan dan membelakang dalam bentuk syaithan.”

Para wanita menyerupai syaithon karena ia sebagai penyebab timbulnya fitnah bagi laki-laki seperti pernyataan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam di atas. Oleh karena itu hendaklah para wanita bertakwa kepada Allah dengan menjaga dirinya dan menjaga kaum lelaki dari fitnah yang ditimbulkan karenanya.

(5)sabda RASULULLAH S.A.W.;
Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita. (Muttafaq ‘alaihi)

(6)Jarir bin ‘Athiyyah al-Khathafi bersenandung:
Sesungguhnya indahnya mata-mata hitam wanita jelita
Telah membunuh kita dan tiada lagi menghidupkannya
Mereka pun taklukkan si cerdas hingga tiada berdaya
Sedang mereka manusia paling lemah dari ciptaan-Nya

Berdasarkan dalil2 ini dan ilmu2 yang ana belajar, jika ditanya pada ana bolehkah muslimah memaparkan gambarnya pada lelaki bukan mahram umpamanya di Friendster, facebook atau sebagainya, maka jawabnya walau menutup aurat sekalipun tidak boleh dan inilah sebaik2 jawapan. Pakai tudung atau pakai niqob juga tidak perlulah dipaparkan untuk tontonan umum. Jika benar niat kita pakai untuk Allah maka kenapa ingin pula dipaparkan pada lelaki bukan mahram? Cukuplah diletakkan gambar2 masjid atau gambar2 lain, tidak perlu paparkan kejelitaan yang kita ada ini pada bukan mahram.

Ada yang memberi alasan bahawa dipaparkan gambar dengan niat untuk kawan2 lama kenal. Maka jawabnya tidak semestinya dengan memaparkan gambar maka kawan2 lama akan kenal, mungkin ada banyak lagi prkara lain yg boleh dibuat supaya orang kenal umpamanya melalui tulisan dan sebagainya, ini semu alasan semata2 untuk membenarkan apa yang kita buat.

Wallahu’alam..

No comments:

Post a Comment